Masa Depan Milik Umat Ini
Berilah kabar gembira kepada umat ini dengan kejayaan, kemulyaan, agama, pertolongan dan kekuasaan di muka bumi.
— SelengkapnyaBerilah kabar gembira kepada umat ini dengan kejayaan, kemulyaan, agama, pertolongan dan kekuasaan di muka bumi.
— SelengkapnyaApakah Ini termasuk sunnah? Bukankah ini syariat Nabi Daud ‘Alaihissalam? Apakah berlaku bagi kita juga? Bagaimana caranya? Bagaimana kedudukannya?
— SelengkapnyaKarena kematian datang kapan saja, seharusnya hal ini mendorong seseorang untuk memanfaatkan apa saja yang dimilikinya untuk melakukan amal saleh.
— SelengkapnyaPandemi hadir sebagai ujian dan sekaligus peringatan keras dari Allah kepada umat manusia. Agar mereka semua kembali kepada Allah.
— SelengkapnyaDahulu para ulama menjadikan kata sunah sebagai pedoman bagi umat untuk menentukan, mana keyakinan dan aqidah yang benar dan mana yang telah menyimpang.
— SelengkapnyaDisebutkannya dakwah sebelum istiqamah, memberikan isyarat bahwa dakwah seseorang sangat besar perannya dalam menjaga istiqamahnya di atas jalan Allah
— SelengkapnyaHari ditetapkannya kematian adalah hari berakhirnya kehidupan manusia. Allah memerintahkan para malaikat di langit agar pergi ke bumi untuk mengambil nyawanya.
— SelengkapnyaAgar semua orang bisa mendapatkan berbagai kesempatan istimewa tersebut, Allah memberikan kesempatan yang sama dalam bentuk amal pengganti.
— SelengkapnyaKeseimbangan menjadi prinsip dan kaiidah utama dalam kehidupan ini. Segala sesuatu diciptakan Allah di atas dasar keseimbangan.
— SelengkapnyaNarasumber: Ustadz Abdullah Haidir, Lc Diriwayatkan dari Tsufyan Ats-Tsauri; عَشْرَةُ أَشْيَاءَ مِنَ الْجَفَاءِ أَوَّلًهَا : رَجُلٌ أَوْ امْرَأَةٌ يَدْعُو لِنَفْسِهِ وَلاَ يَدْعُو لِوَالِدَيْهِ وَلِلْمُؤْمِنِين Pertama: Laki-laki atau perempuan yang hanya berdoa untuk kebaikan dirinya, tidak pernah berdoa untuk kebaikan orang tuanya dan orang-orang beriman وَالثَّانِي : رَجُلٌ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَ لاَ يَقْرَأُ فِي كُلِّ يَوْمٍ … Continued
— Selengkapnya