Menilai Secara Utuh
Tapi kaum kafir Quraisy jangan merasa paling benar, justru pelanggaran dan dosa mereka lebih besar, karena mereka mencegah orang dari jalan Allah.
— SelengkapnyaTapi kaum kafir Quraisy jangan merasa paling benar, justru pelanggaran dan dosa mereka lebih besar, karena mereka mencegah orang dari jalan Allah.
— SelengkapnyaTidak ada gunanya pujian orang-orang yang memujimu, sekalipun mereka memujimu dengan sesuatu yang tidak ada pada dirimu.
— SelengkapnyaJangan salah menyikapi rahmat Allah dengan menunda tobat, karena manusia tidak tahu kapan terjadinya kiamat kecil (kematian) yang pasti dialaminya.
— SelengkapnyaKuda mendapat penghargaan demikian tinggi di dalam surat ini karena menjadi kendaraan jihad di dalam Islam.
— SelengkapnyaSalah satu problematika yang selalu dihadapi umat ini di berbagai tingkatannya adalah terlalu mementingkan kuantitas atas kualitas.
— SelengkapnyaDiantara hal yang sangat ideal untuk dijadikan pengisi kekosongan hati adalah cinta. Karena cinta sangat dekat dengan amalan hati.
— SelengkapnyaHati dan jiwa manusia selalu dalam pencarian. Ia selalu berusaha mendaki tangga-tangga keutamaan. Tetapi ia tidak pernah puas dengan apa yang diraihnya
— SelengkapnyaSebagian orang salah memahami hadis ini dengan melakukan “amaliyah” yang menyenangkan saja dan tidak mengamalkan ibadah berikutnya.
— SelengkapnyaMakna Ghina (Kekayaan) adalah apa-apa yang membuat cukup. Maka, ketika seseorang yang sudah merasa cukup, maka dia kaya.
— SelengkapnyaBila orang yang dipuji dan yang memuji sama-sama tahu pujian tersebut tidak sesuai fakta maka terancam siksa pedih karena melakukan kebohongan publik.
— Selengkapnya