Apakah Imam Madzhab akan Jadi Pemimpin di Akhirat ?

Pertanyaan  

Assalamu’alaikum warahmatullah. Afwan, saya ingin bertanya ustadz.

Apakah di akhirat nanti kita ummat islam akan dipimpin oleh masing² imam dari mazhab yang kita ikuti? Karena saya pernah mendengar dosen saya mengatakan demikian. Beliau mengatakan bahwa kalau sudah ikut satu mazhab, jangan ambil pendapat mazhab lain, karena nanti di akhirat semua imam mazhab tidak akan mengakui kita sebagai pengikutnya.

Mohon pencerahannya ustadz🙏🏻.

Wassalam.

Jawaban
Ustadz Abdullah Haidir, Lc.

Waalaikumussalam…

Sejauh yang kami tangkap, tidak ada petunjuk yang jelas baik dari Al-Quran atau hadits yang menunjukkan bahwa imam mazhab akan menjadi pemimpin pengikutnya masing-masing di hari kiamat.

Pandangan yang kuat adalah bahwa kaum beriman di hari kiamat nanti akan dikelompokkan dengan dipimpin berdasarkan para nabinya masin-masing. Hal ini berdasarkan petunjuk Al-Quran dan hadits serta pandangan para ulama.

Allah berfirman dalam surat Al-Isra: 71

يَوْمَ نَدْعُو كُلَّ أُنَاسٍ بِإِمَامِهِمْ فَمَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ فَأُولَئِكَ يَقْرَءُونَ كِتَابَهُمْ وَلَا يُظْلَمُونَ فَتِيلًا (سورة الإسراء: 71)

(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun.” (QS. Al-Isra: 71)

Ibnu Jarir Ath-Thabari dalam tafsirnya menyebutkan beberapa penafsiran tentang makna ‘pemimpin’ dalam ayat di atas. Di antara penafsirannya, bahwa pemimpin yang dimaksud adalah nabi mereka masing-masing, sebagaimana diriwayatkan dari Mujahid dan Qatadah (Tafsir Ath-Thabary, 15/7)

Hal ini diperkuat oleh hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tentang salah satu kisah Isra Mi’raj beliau, yaitu diperlihatkannya beliau para Nabi beserta pengikutnya masing-masing; Ada Nabi yang pengikutnya puluhan, ada yang hanya tiga orang, dua orang satu orang bahkan tidak ada pengikutnya sama sekali. Lalu beliau diperlihatkan pengikut yang banyak, maka itu adalah pengikut Nabi Musa alaihissalam, dan kemudian beliau diperlihatkan pengikut yang lebih banyak lagi hingga memenuhi ufuk, itulah pengikut beliau Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. (Muttafaq alaih; Lihat Shahih Bukhari, no. 5705 dan Shahih Muslim, no. 347, berdasarkan penomoran Al-Maktabah Asy-Syamilah)

Lagipula, jika imam mazhab yang menjadi pemimpin bagi pengikutnya masing, lalu siapa pemimpin bagi kaum muslimin sebelum imam-imam mazhab itu lahir? Sebab mereka umumnya ada di abad ketiga hijriah dan banyak kaum muslimin yang sudah hidup sebelumnya.

Melakukan praktek ibadah berdasarkan mazhab tertentu tidak disalahkan, bahkan memang demikianlah lazimnya seorang mukmin beribadah, namun hal tersebut tidak melarangnya untuk mengambil pendapat dari pendapat lainnya sepanjang dia memahami landasan dalilnya dengan baik. Wallahu a’lam.