Meneladani Rasulullah Saw Pada Tempatnya
Bahwa meneladani Rasulullah Saw itu bukan hanya pada hal-hal yang sifatnya tenang tanpa permusuhan, tapi disana juga ada tidak lemah hadapi permusuhan.
— SelengkapnyaBahwa meneladani Rasulullah Saw itu bukan hanya pada hal-hal yang sifatnya tenang tanpa permusuhan, tapi disana juga ada tidak lemah hadapi permusuhan.
— SelengkapnyaOrang yang bisa memanfaatkan momentum yang dihadirkan dalam kehidupannya bisa mendapatkan kebaikan sangat besar.
— SelengkapnyaBahaya orang yang telah dikaruniai pengetahuan tentang ayat-ayat Allah lalu tidak komit dengan ayat-ayat yang diketahuinya.
— SelengkapnyaKalimat Laa Illaha Illallah adalah Tahlil, kalimat Toyyibah, kalimat Tauhid, kalimat Ikhlas, kalimat Taqwa dan sebutan-sebutan lain yang baik.
— SelengkapnyaPelajaran bagi setiap muslim agar ikut aktif dalam dakwah sesuai kemampuannya dan tidak meninggalkan dakwah dengan alasan sudah ada para ulama.
— SelengkapnyaBahkan setelah menguasai berbagai ilmu untuk memperdalam pengetahuan Islam pun tidak lantas terpenuhi syaratnya untuk bisa memahami Islam.
— SelengkapnyaMasyarakat yang individu-individunya tidak saling melengkapi pasti mengalami kerusakan. Tidak bisa bertahan hidup.
— SelengkapnyaOrang yang benar-benar mendapat taufiq dari Allah adalah orang yang bisa menjadikan semua waktunya, semua gerak dan diamnya, bernilai ibadah di sisi Allah.
— SelengkapnyaWali Allah adalah hamba yang dekat dengan Allah dan dicintai-Nya karena berbagai ibadah dan ketaatan yang dilakukannya.
— SelengkapnyaDiantara karakter orang beriman itu mampu mengendalikan marah dengan cara memberi maaf, bukan dengan melampiaskankannya.
— Selengkapnya