Mengorbankan Nyawa Demi Kelahiran Anak
Bolehkah mengorbankan nyawa demi menyelamatkan orang lain? (misalnya seorang ibu yang menyelamatkan bayinya dalam kandungan…)
— SelengkapnyaBolehkah mengorbankan nyawa demi menyelamatkan orang lain? (misalnya seorang ibu yang menyelamatkan bayinya dalam kandungan…)
— SelengkapnyaKami sekeluarga kehilangan uang tiga hari berturut turut secara gaib, kemudian suami saya mau menjumpai dukun, bagaimana saya menyikapinya?
— SelengkapnyaKetika penyakit saya kambuh dari dubur kadang keluar nanah atau cairan, apakah ketika selesai wudhu hal itu membatalkan wudhu dan shalat saya?
— SelengkapnyaSaya berprofesi sebagai pilot, sehingga waktu kerja tidak ditentukan oleh jam kerja, setahu saya shalat subuh tidak bisa dijamak dengan waktu shalat yang lain..
— SelengkapnyaCalon suami saya orang bisu, bagaimana nanti saat kami akan melaksanakan akad nikah, apakah ijab qabulnya bisa diwakilkan?
— SelengkapnyaDi kampung saya setiap tanggal 17 Agustus selalu diadakan acara doa bersama satu kampung di kuburan leluhur desa, bagaimana hukumnya?
— SelengkapnyaSaya pasien cuci darah dimulai sekitar jam 14.00 selama 4,5 jam, apakah saat saya shalat diperbolehkan qashar atau hanya boleh dijamak saja?
— SelengkapnyaAssalamu’alaikum ustadz saya izin bertanya, apakah boleh bayar kafarat dengan uang?
— SelengkapnyaUntuk shalat jumat di sekolah ada kendala jumlah jamaah yang kurang dan ada yang belum baligh, apakah dua hal ini menjadi syarat shalat jumat ustadz?
— SelengkapnyaSaya mempunyai teman non muslim, dia membahas tuhannya, saya menjawab “maaf kita punya tuhan yang beda” apakah perkataan ini termasuk syirik?
— Selengkapnya