Mengambil Keuntungan dari Jual beli Kredit, Boleh ?

Pertanyaan  

Assalamualaikum, apakah boleh menjual barang dengan di cicil, tetapi harga nya di naikkan lebih dari keuntungan biasa yg dijual secara cash?

Jawaban
Ustadz DR. Oni Sahroni, MA

Waalaikumussalam,

Pertama, harga tidak tunai itu boleh lebih besar daripada harga tunai jadi misalnya Hp Iphone di jual tunai dengan harga 5 juta, dijual dengan tidak tunai bisa lebih besar dari itu seperti 5,5 juta atau 6 juta sesuai dengan kesepakatan.

Kedua, ketentuan ini sebagaimana keputusan lembaga fikih internasional OKI di Jeddah yang memperkenankan harga jual dalam transaksi jual beli tidak tunai lebih besar daripada harga tunai.

Ketiga, berapa margin yang menjadi hak penjual dalam transaksi jual beli tidak tunai itu yang menjadi referensi adalah; pertama, kesepakatan sebagaimana hadist Rosulullah Saw,

وَالْمُسْلِمُونَ عَلَى شُرُوطِهِمْ إِلاَّ شَرْطًا حَرَّمَ حَلاَلاً أَوْ أَحَلَّ حَرَامًا

Artinya: “Dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.” (HR. Tirmidzi)

Yang kedua, Ajrul Mitsl yaitu harga untuk barang yang sejenis, dan yang ketiga menunaikan adab islami dalam bermuamalah sebagai penjual dan pembeli sebagaimana hadist Rosulullah Saw,

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَحِمَ اللَّهُ رَجُلاً سَمْحًا إِذَا بَاعَ وَإِذَا اشْتَرَى وَإِذَا اقْتَضَى

dari Jabir ibnu Abdullah ra, Rasulullah Saw bersabda : “Allah merahmati orang yang memudahkan ketika menjual, dan ketika membeli, dan ketika memutuskan perkara.” (HR Bukhari).

Wallahu A’lam..