Hukum Money Politik

Pertanyaan  

Assalamua’laikum wr wb.

Apakah memberikan uang dengan maksud memengaruhi orang lain untuk memilih yang bersangkutan dalam pemilu diperbolehkan?

Jawaban
KH. Aunur Rofiq Saleh Tamhid, Lc.

Waa’laikumussalam wr wb.

Undang-undang pemilu melarang politik uang atau memberikan uang kepada calon pemiih. Meskipun dalam praktinya kadang tidak bisa dihindari dalam bentuknya yang lain. Karena di sisi lain, seorang calon juga harus melakukan kampanye dan sosialisasi yang perlu menghadirkan orang banyak di suatu tempat misalnya. Dalam acara ini biasanya dibagikan minuman dan makanan ringan. Dalam tradisi masyarakat kita yang ramah dan dermawan, hal seperti ini difahami sebagai wujud penghormatan tamu bukan sogokan. Karena itu, kedua belah pihak, calon dan pemilih, harus sama-sama menghindari politik uang. Para calon tidak menggunakan uang untuk mempengaruhi pilihan orang dan masyarakat juga tidak memilih calon berdasarkan pemberian uang tetapi karena mengenal kemampuan, kesalehan, dan gagasannya.

Konsultasi Terkait

Tolak Uangnya dan Tolak Orangnya

👤 Oleh : Ustadz Farid Nu’man, SS. Menjelang hari H pencoblosan biasanya ramai orang-orang tidak bertanggungjawab menyebarkan uang, gula, dll, ke rumah-rumah masyarakat dalam rangka “menyuap” mereka agar memilih jagoannya. Tentu mereka tidak sendiri, ada penyandang dana dan eksekutor lapangan. Ada yang menyikapi, “Biarlah, terima aja tapi jangan pilih orangnya.” Ini tentu salah dan tidak … Continued

Selengkapnya

Jangan “Mati Gaya” Di Hadapan Promotor Kemunkaran

👤 Oleh : Ustadz Abdullah Haidir, Lc. Seringkali kita dihadapkan pada sebuah kenyataan dimana kemunkaran dipromosikan secara terbuka. Kemunkaran yang oleh sebagian orang dipahami sebagai perbuatan yang kalaupun ada yang berani melakukannya, maka dia dilakukan secara tersembunyi, namun kini mereka sudah menyatakan seacra resmi dan terang2an menganut ideologi Iblis; “Kalo saya sesat, maka orang lain … Continued

Selengkapnya

Syarah Kitab Bulughul Maram (Hadist 22)

Diterjemahkan dari kitab: Fat-hu Dzil Jalali wal-Ikram Bi-syarhi Bulughil Maram Karya: Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Uthaimin. Penerbit: Dar Ummil Qura Penerjemah: Aunur Rafiq Saleh Tamhid Lc. BAB 3 MENGHILANGKAN NAJIS DAN PENJELASANNYA Muqaddimah                 Susunan (urutan bab) ini dari pengarang (Ibnu Hajar). Banyak ulama yang menyusun seperti ini. Yakni setelah menyebutkan air dan kapan air … Continued

Selengkapnya