Asal Usul “Mubahalah”

Pertanyaan  

Assalamua’laikum wr wb.

mohon dijelaskan tentang MUBAHALAH. Karena di medsos sedang beredar “mubahalah dg KPU…”

Jawaban
KH. Aunur Rofiq Saleh Tamhid, Lc.

Waa’laikumussalam wr wb.

Mubahalah adalah istilah dalam syariat Islam yg diangkat dari ayat Al Quran

فَمَنْ حَاجَّكَ فِيهِ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْا نَدْعُ أَبْنَاءَنَا وَأَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَنَا وَنِسَاءَكُمْ وَأَنْفُسَنَا وَأَنْفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَلْ لَعْنَةَ اللَّهِ عَلَى الْكَاذِبِينَ

Artinya : “Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): “Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta”. (QS. Ali- Imron : 61).

Sabab wurudnya adalah bahwa Rasulullah Saw didatangin oleh 60 orang nashoro najron dengan 14 tokohnya, 2 orang pemimpin rujukannya bernama Al Aqib Abdul Masih dan Abdullah mereka keukeuh tidak ingin merubah pendiriannya tentang nabi Isa ( almasih putra tuhan) kendatipun telah dijelaskan oleh Rasul Saw bahwa hanya saja al masih putra maryam itu adalah hamba Allah Rasul Allah serta kalimatnya (ayat)

Karena sikap ngeyel mereka yg mempengaruhi rombongan kaumnya maka Rasul diperintahkan oleh Allah untuk mengajak mereka mubahalah. Sebagaimana termuat dalam Al Quran Surat Ali-Imron Ayat 61.

Jadi mubahalah itu suatu ajakan kepada pihak yg tetap menolak kebenaran suatu masalah prinsip dalam syariat dan tidak mau menghiraukan berbagai cara dan penjelasan yg otoritatif seperti dari firman Allah dan sabda Rasul Saw, ijma ulama , yg kolektif kepongahan mereka untuk dipatahkan dengan mengajak mereka untuk bermubahalah. Wallahu A’lam.

Konsultasi Terkait

Tolak Uangnya dan Tolak Orangnya

👤 Oleh : Ustadz Farid Nu’man, SS. Menjelang hari H pencoblosan biasanya ramai orang-orang tidak bertanggungjawab menyebarkan uang, gula, dll, ke rumah-rumah masyarakat dalam rangka “menyuap” mereka agar memilih jagoannya. Tentu mereka tidak sendiri, ada penyandang dana dan eksekutor lapangan. Ada yang menyikapi, “Biarlah, terima aja tapi jangan pilih orangnya.” Ini tentu salah dan tidak … Continued

Selengkapnya

Jangan “Mati Gaya” Di Hadapan Promotor Kemunkaran

👤 Oleh : Ustadz Abdullah Haidir, Lc. Seringkali kita dihadapkan pada sebuah kenyataan dimana kemunkaran dipromosikan secara terbuka. Kemunkaran yang oleh sebagian orang dipahami sebagai perbuatan yang kalaupun ada yang berani melakukannya, maka dia dilakukan secara tersembunyi, namun kini mereka sudah menyatakan seacra resmi dan terang2an menganut ideologi Iblis; “Kalo saya sesat, maka orang lain … Continued

Selengkapnya

Syarah Kitab Bulughul Maram (Hadist 22)

Diterjemahkan dari kitab: Fat-hu Dzil Jalali wal-Ikram Bi-syarhi Bulughil Maram Karya: Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Uthaimin. Penerbit: Dar Ummil Qura Penerjemah: Aunur Rafiq Saleh Tamhid Lc. BAB 3 MENGHILANGKAN NAJIS DAN PENJELASANNYA Muqaddimah                 Susunan (urutan bab) ini dari pengarang (Ibnu Hajar). Banyak ulama yang menyusun seperti ini. Yakni setelah menyebutkan air dan kapan air … Continued

Selengkapnya