Imam Shalatnya Duduk, Bagaimana Makmumnya?
Ada perselisihan para ulama tentang bagaimana bermakmum kepada imam yang duduk, tidak mampu berdiri.
— SelengkapnyaAda perselisihan para ulama tentang bagaimana bermakmum kepada imam yang duduk, tidak mampu berdiri.
— SelengkapnyaTerkenal di tengah masyarakat keutamaan malam nishfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban).
— SelengkapnyaPelajaran dari kisah perkawinan Rasulullah saw dengan Hafshah binti Umar bin Khattab radhiallahu anhuma…
— SelengkapnyaNarasumber : KH. Iman Santoso, Lc, MEI ركعتا الفجر خير من الدنيا وما فيها”. رواه مسلم “Dua rakaat sunnah Fajar lebih baik dari dunia seisinya”( HR Muslim) 1. Hadits di atas menunjukkan tentang keutamaan sholat sunnah 2 rakaat sebelum sholat Shubuh. Lebih baik dari dunia seisinya. Dan Rasulullah Saw sangat serius dan tidak pernah meninggalkannya. … Continued
— SelengkapnyaTa’ammulat Qur’aniyah Narasumber : KH Aunur Rofiq Saleh Tamhid, Lc اَفَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَ رْضِ فَتَكُوْنَ لَهُمْ قُلُوْبٌ يَّعْقِلُوْنَ بِهَاۤ اَوْ اٰذَا نٌ يَّسْمَعُوْنَ بِهَا ۚ فَاِ نَّهَا لَا تَعْمَى الْاَ بْصَا رُ وَلٰـكِنْ تَعْمَى الْـقُلُوْبُ الَّتِيْ فِى الصُّدُوْرِ “Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (QS. Al-Hajj: 46) * Ayat ini … Continued
— SelengkapnyaTa’ammulat Qur’aniyah Narasumber : KH Aunur Rofiq Saleh Tamhid, Lc اَمَّنْ يُّجِيْبُ الْمُضْطَرَّ اِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوْٓءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَآءَ الْاَ رْضِ ۗ ءَاِلٰـهٌ مَّعَ اللّٰهِ ۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَ “Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya, dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah (pemimpin) di Bumi? Apakah di samping Allah ada Tuhan (yang lain)? Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat.” (QS. An-Naml: … Continued
— SelengkapnyaTa’ammulat Qur’aniyah Narasumber : KH Aunur Rofiq Saleh Tamhid, Lc اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْۤا اِيْمَا نَهُمْ بِظُلْمٍ اُولٰٓئِكَ لَهُمُ الْاَ مْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (kesyirikan), mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk.” (QS. Al-An’am: 82) • Ayat ini menginspirasi banyak makna kehidupan. • Pertama, iman bukan hanya ucapan lisan dan keyakinan hati … Continued
— SelengkapnyaOleh: KH Aunur Rofiq Saleh Tamhid, Lc أَلَمْ نَخْلُقْكُمْ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ “Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?”. (QS. al-Mursalat: 20) • Sebagian dokter spiritual menyebutkan resep obat bagi penyakit kesombongan, di antaranya dengan selalu mengingat dan merenungi asal penciptaannya. Resep obat ini didasarkan pada ayat al-Quran yang memerintahkan agar manusia memperhatikan asal … Continued
— SelengkapnyaOleh: Ustadz Abdullah Haidir, Lc. Selain dikenal sebagai ‘bulan haram’, oleh kalangan salafus-shaleh bulan Rajab boleh dibilang sebagai gerbang Ramadan. Artinya di bulan ini upaya melakukan persiapan diri untuk menyambut Ramadan mulai digiatkan, dilanjutkan di bulan Sya’ban sehingga kita bertemu Ramadan dalam kondisi prima. Persiapan yang dimaksud adalah dalam bentuk membiasakan diri dalam meningkatkan amal … Continued
— SelengkapnyaTa’ammulat Qur’aniyah Oleh: KH Aunur Rofiq Saleh Tamhid, Lc فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ ۙ فَزَا دَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًا ۚ وَلَهُمْ عَذَا بٌ اَلِيْمٌ ۙ بِۢمَا كَا نُوْا يَكْذِبُوْنَ “Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih karena mereka berdusta.” (QS. Al-Baqarah: 10) Penyakit hati adalah kerusakan yang terjadi pada hati hingga merusak persepsi dan keinginannya. Ia mempersepsi sesuatu dengan berbagai syubhat (kerancuan) yang dialaminya hingga … Continued
— Selengkapnya