Bolehkah Wanita Haid Tilawah Lewat HP?

Pertanyaan  

Kalau saat haid baca Al Quran di aplikasi hp apa boleh?

Jawaban
Ustadz Farid Nu'man, SS

Bismillahirrahmanirrahim..

Aplikasi Al Quran di HP bukanlah mushaf.  Sehingga tidak bisa dihukumi sebagai mushaf. Oleh karena itu bagaimana sikap Madzhab Syafi’i tentu kita tidak akan menemukan pembahasannya.

Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid Hafizhahullah mengatakan:

هذه الجوالات التي وضع فيها القرآن كتابة أو تسجيلا ، لا تأخذ حكم المصحف ، فيجوز لمسها من غير طهارة ، ويجوز دخول الخلاء بها ، وذلك لأن كتابة القرآن في الجوال ليس ككتابته في المصاحف فهي ذبذبات تعرض ثم تزول وليست حروفا ثابتة

HP yang di dalamnya terdapat aplikasi Al Quran baik tulisan atau suara, tidaklah dihukumi sebagai mushaf. Maka, boleh menyentuhnya tanpa bersuci. Boleh pula masuk WC dgnnya. Hal disebabkan tulisan Al Qur’an di HP tidaklah seperti tulisan di Mushaf. Keberadaannya hilang dan muncul, dia bukanlah huruf yg permanen. (Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 106961)

Mushaf lembaran itu full Al Quran, tidak ada terjemahannya apalagi tafsirnya .. Kalau sudah ada terjemahan atau penjelasannya maka sudah tidak lagi dinamakan mushaf .., di layar HP yang kadang berisi youtube, WA, marketplace, kadang Al Quran, maka jelas ini bukan Al Quran. Tetapi, disaat aplikasi Al Quran dihidupkan sebaiknya tetap menjaga adab-adabnya sebagai bentuk kehati-hatian.

Ada pun mushaf, maka semua madzhab sepakat larangan menyentuhnya tanpa bersuci apalagi sedang haid.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah menjelaskan:

وأما مس المصحف، فالصحيح أنه يجب له الوضوء، كقول الجمهور، وهذا هو المعروف عن الصحابة : سعد، وسلمان، وابن عمر . وفي كتاب عمرو بن حزم عن النبي صلى الله عليه وسلم : ” لا يمس القرآن إلا طاهر ” . وذلك أن النبي صلى الله عليه وسلم نهى أن يسافر بالقرآن إلى أرض العدو مخافة أن تناله أيديهم

                “Ada pun menyentuh Mushaf, yang benar adalah wajib baginya berwudhu sebagaimana pendapat mayoritas ulama. Hal ini telah diketahui dari para sahabat: Sa’ad, Salman, dan Ibnu Umar. Dari ‘Amru bin Hazm, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah menyentuh Al Quran kecuali yang suci.” Dan, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga melarang bepergian membawa Al Quran ke negeri musuh (kafir), khawatir mereka menyentuhnya dnegan tangan mereka.” (Majmu’ Fatawa, 21/288)

 

Demikian. Wallahu A’lam